Penyebab dan Solusi Mengatasi Tanaman Jahe yang Membusuk
Penyebab dan Solusi Mengatasi Tanaman Jahe yang Membusuk
Karena ditanam di dalam tanah tidak lantas menghindarkan tanaman jahe dari masalah. Justru mengenai opsi penanaman ini menjadi tingkat kekhawatiran tinggi akibat bahaya pembusukan. Dari masih usia pertama penanaman sampai batas akhir panen memiliki risiko pembusukan dengan tinggi.
Ketidaksesuaian kondisi tanah disinyalir menjadi sebab utama kenapa proses pertumbuhan yang seharusnya baik-baik saja malah menemui masalah di kemudian hari. Padadal tidak hanya tanah yang perlu diperhatikan dalam pemberantasan risiko gagal panen secara langsung menguras tenaga dan kantong ini.
Otomatis risiko ini selain menghindarkan khasiat jahe juga akan membawa kerugian besar untuk petaninya. Saat panen dinanti dengan mampu membawa raupan keuntungan melimpah justru ditepis oleh kemungkinan buruk dari tanamannya sendiri. Tanda ketidaksehatan pada tumbuhan selalu menjadi puncak khawatir petaninya.
Penyebab Terjadinya Kebusukan Tanaman Jahe
Pada batang menguning dapat ditelusuri untuk melakukan tindakan selanjutnya, dari mana asal penyakit tersebut. Karena sakit pada tunas mampu menular pada tunas lainnya melakukan pembongkaran sangat perlu dilakukan. Batang busuk bisa disebabkan akibat penopangan rimpang sama busuknya.
Faktor utama layunya tanaman yang menghambat penyebarluasan hasil khasiat jahe ini bisa dilihat dari kesertaan jamur dalam tanah. Bukan hanya ketidaksesuaian tanah yang menjadi penyebabnya, namun jamur lebih memegang peranan penting. Jamur yang terus berkembang akan menyebarkan bakteri tidak baik secara menular pada tiap tunas.
Solusi dalam Mengatasi Kebusukan Jahe
Hal pertama untuk dilakukan dalam mengatasi masalah kebusukan pada tumbuhan jahe adalah penggantian media tanam. Mulai dari tanah sampai pupuk yang ikut dicampurkan harus disterilkan kembali dengan penggantian masih baru. Dengan tanah murni dinilai mampu menghindarkan jamur yang berkembang dalam tanah.
Rimpang yang masih mampu diselamatkan harus dipisahkan dari lainnya. Setelah dicuci menggunakan air bersih direndamkan dalam fungisida untuk mematikan jamur tertinggal. Dalam media tanam baru Anda dapat memulai menanam seperti sedia kala untuk kembali bertumbuh.
Jamur bertengger tentu harus dibilas sampai bersih. Untuk menghilangkannya wajib dilakukan pembongkaran pada media tanam dan memilih rimpang layak pakai untuk dibersihkan sekaligus ditanam kembali. Tidak perlu khawatir apabila kehabisan bibit tumbuhan jahe, karena Anda bisa mendapatkannya melalui toko online di https://www.tokopedia.com/bibitja , https://www.instagram.com/agribisnisumatera , https://shopee.co.id/bibitjahemerah atau menghubungi 081818185112.
Info pemesanan





Komentar
Posting Komentar